Pesona Keunikan Desa Kuno Muara Tenang Semendo di Muara Enim Dekat Lahat

Setiap desa pada sebuah daerah pasti mempunyai budaya yang berbeda-beda. Demikian pula dengan Desa Muara Tenang Semendo yang berlokasi di Muara Enim dekat Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Namun karena budaya di desa ini memiliki keistimewaan sendiri, maka banyak sekali pelancong yang mengunjungi dan menjadikannya sebagai obyek wisata budaya.

Semendo dan suasana alam sekitarnya

Semendo merupakan suatu kawasan yang berada di sebuah dataran tinggi. Di kawasan ini ada beberapa desa dan salah satunya adalah Desa Muara Tenang. Desa ini sendiri adalah sebuah pemukiman kuno yang usianya telah mencapai ratusan tahun.

Untuk mendatanginya, memang harus melalui medan yang kondisinya selalu menanjak serta di kanan kirinya terdapat jurang yang begitu dalam. Tapi setelah berhasil sampai pada lokasi tujuan, wisatawan akan langsung bisa menikmati pemandangan alam super cantik dan indah.

Desa Kuno Muara Tenang

Puas menyaksikan panorama Bukit Semendo, traveler bisa langsung menuju ke obyek wisata budaya yang menjadi tujuan utama perjalanan yaitu Desa Muara Tenang. Sejak sekitar 2 abad lalu, desa ini telah menjadi pemukiman masyarakat. Di desa ini, banyak sekali terdapat mata air yang merupakan salah satu sumber kehidupan utama bagi semua warga.

Tidak jauh dari mata air, wisatawan akan menjumpai puluhan rumah lawas dengan arsitektur dan desain bergaya masa lalu. Pada zaman lalu, para penduduk desa ini memang lebih senang membangun rumah dengan posisi dekat mata air, agar lebih mudah mencari air. Setiap warga menggunakan sumber air tersebut untuk mandi, memasak dan kegiatan lainnya.

Pada umumnya rumah-rumah kuno yang ada di Desa Muara Tenang tersebut dibuat dengan konsep rumah panggung. Tetapi selain itu tidak sedikit pula yang dibuat secara bertingkat dan terdiri dari dua lantai. Konsepnya memang berlainan, namun material yang digunakan untuk membangunnya tetap sama yaitu dari material kayu.

Kayu yang digunakan tentu saja merupakan kayu pilihan dan memiliki mutu terbaik. Jadi tak perlu heran, dalam usianya yang sudah ratusan tahun, bangunan rumah tersebut tetap terlihat berdiri dengan megah dan gagah.

Selama ini, hampir semua bangunan rumah tersebut tidak pernah dirubah bentuk aslinya. Jika ada bagian yang diperbaiki, pasti kayu lamanya akan dipasang lagi di tempat semula. Apalagi ketika kayu tersebut merupakan hiasan ukiran, pasti akan selalu dirawat sebaik mungkin oleh generasi penerusnya.

Selain jejeran puluhan rumah berusia ratusan tahun, di area wisata budaya Desa Kuno Muara Tenang ini wisatawan dapat menyaksikan sebuah keunikan lain. Tepat di belakang kawasan pemukiman ada bangunan khusus yang digunakan sebagai lumbung padi. Gaya arsitektur dan desain bangunannya tidak kalah unik dibanding bangunan rumah penduduk.